Situasi di Semanjung Korea nampaknya semakin
mencemaskan Amerika Serikat dan sekutunya Korea Selatan. Akankah Amerika dan
Cina terlibat kembali dalam konflik bersenjata sebagaimana terjadi pada era
1950-1953? Ketika itu, Korea Utara dengan bantuan sepenuhnya dari Cina, mencoba
menggempur pertahanan Korea Selatan yang didukung Amerika Serikat.
Namun ketika itu, dengan dukungan militer
Amerika, Korea Selatan berhasil memukul mundur Korea Utara ke Sungai Jalu,
sehingga Cina tidak bisa lain menerima kondisi statusquo yang terjadi.Padahal
waktu itu, Panglima Perang Amerika di Asia Pasifik Jenderal McArthur sebenarnya
bernafsu untuk menghabisi Cina sampai ke negaranya sendiri. Hanya saja,
Presiden Harry Truman menolak gagasan gila-gilaan McArthur karena bisa memicu
perang dunia ketiga.
Meski demikian, gencatan senjata Korea Selatan
dan Korea Utara tersebut bukan berarti tercapainya perdamaian kedua korea.
Sewaktu-waktu, dengan dipicu oleh isu yang cukup sensitif,kedua korea tersebut
setiap saat bisa kembali ke medan perang untuk saling menghancurkan.
Inilah yang terjadi ketika Korea Utara secara sepihak melakukan uji coba senjumlah senjata rudalnya. Bahkan bukan itu saja, Korea Utara juga menguji coba bom nuklirnya, sehingga memicu kecaman Dewan Keamanan Nasional.
Inilah yang terjadi ketika Korea Utara secara sepihak melakukan uji coba senjumlah senjata rudalnya. Bahkan bukan itu saja, Korea Utara juga menguji coba bom nuklirnya, sehingga memicu kecaman Dewan Keamanan Nasional.
Angkatan Laut, Korea Utara memiliki kapal selam
63, frigat 3, dan kapal Amphibi sejumlah 261.
Angkatan Udara Korea Utara pun ternyata cukup luarbiasa, dan wajar jika Amerika cukup cemas dibuatnya. Korea Utara memiliki pesawat pembom sekitar 80 buah. Jet tempur 440, pesawat transportasi 215.Dan Helikopter sebanyak 302.
Angkatan Udara Korea Utara pun ternyata cukup luarbiasa, dan wajar jika Amerika cukup cemas dibuatnya. Korea Utara memiliki pesawat pembom sekitar 80 buah. Jet tempur 440, pesawat transportasi 215.Dan Helikopter sebanyak 302.
Inilah yang terjadi ketika Korea Utara secara sepihak melakukan uji coba senjumlah senjata rudalnya. Bahkan bukan itu saja, Korea Utara juga menguji coba bom nuklirnya, sehingga memicu kecaman Dewan Keamanan Nasional. sumber : http://www.theglobal-review.com |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar