Jumat, 10 Mei 2013

kenaikan harga BBM

Presiden SBY akan segera menetapkan harga BBM jika skema kompensasi siap. Kenaikan baru bisa diperkirakan setelah APBN Perubahan mendapat persetujuan DPR. Kenaikan harga BBM yang terkesan tarik ulur ini tidak mengatasi kelangkaan BBM bahkan memicu maraknya aksi penimbunan.

Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo mengungkapkan PT Pertamina dan PT INTI akan melakukan pemasangan alat RFID (Radio Frequency Identification) untuk 100 juta kendaraan roda dua dan empat. Nantinya setelah RFID dipasang pembelian BBM subsidi bakal dibatasi.

"Juli ini Pertamina dan PT INTI akan mulai melakukan pemasangan RFID di kendaraan begitu dipasang itu sekaligus juga dimanfaatin terutama BBM subsidi harus sampai ke sasaran dari Depo ke SPBU," ujar Susilo ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (10/5/2013).

Dikatakan Susilo, nantinya setelah di pasang, disetiap kendaraan juga sudah ada chip-nya sehingga bisa langsung dimonitor berapa jumlah kendaraan mengisi setiap harinya.

"Dan kalau sudah terpasang konsumsi BBM bisa dikontrol, kan sekarang mau dibatasi itu yang memakai BBM subsidi, tapi kalau konsumsi BBM non subsidi tidak perlu," ucap Susilo.

Saat ini karena RFID belum terpasang, ujar Susilo konsumsi kendaraan baik roda dua dan roda empat atau lebih terutama plat hitam dan kuning sampai saat ini belum dibatasi konsumsi BBM subsidinya.

"Tapi nanti kalau mulai Juli, kalau alatnya (RFID) sudah terpasang semua, maka pembelian BBM subsidi jenis premium dan solar akan dibatasi," tandasnya.


menurut pendapat saya, kenaikan bbm dapat berakibat buruk dalam segala hal, karena akan timbul nya kecurangan demi kecurangan. Seperti, akan adanya oknum-oknum yang menimbun bbm agar ketersediaan bbm dipasaran berkurang, selain itu akan ada kemungkinan penambahan volume kendaraan roda 2 karena harga kendaraan umum akan menaikkan tarifnya. Apabila pemerintah akan menaikkan harga bbm terlebih dahulu mengatur volume kendaraan yang ada saat ini agar tidak ada penambahan setiap harinya. 

sumber : detik.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar